How to Transfer Bitcoin to Bank Account

Cara Mentransfer Bitcoin ke Rekening Bank dalam Langkah Sederhana

Reading time

Mata uang kripto kini telah menyebar di berbagai situs web dan platform online, berbeda dengan ketika perkenalannya pertama kali yang diiringi keraguan dan ketidakpastian. Bank dan lembaga keuangan tersentral pun sekarang lebih berorientasi pada platform terdesentralisasi karena utilitasnya yang prospektif.

Meningkatnya popularitas mata uang kripto melahirkan pendirian berbagai penyedia layanan, seperti dompet kripto, bursa kripto terdesentralisasi, dan gateway pembayaran. Fasilitator ini memungkinkan pengguna mentransfer Bitcoin ke rekening bank dengan lancar dan melakukan berbagai transaksi.

Membayar dengan Bitcoin mungkin tampak sulit bagi pengguna baru maupun pengguna lama, terutama karena ada beberapa jenis dompet digital dan koin virtual yang saat ini tersedia. Oleh karena itu, kami akan membahas cara mentransfer Bitcoin ke rekening bank.

Poin Penting

  1. Mentransfer Bitcoin ke rekening bank dapat dilakukan dengan transfer P2P atau penarikan bank di bursa kripto.
  2. Platform pertukaran terdesentralisasi dan tersentral mendukung transfer BTC dengan biaya transaksi dan waktu pemrosesan yang berbeda-beda.
  3. Transfer peer-to-peer adalah cara paling cepat dan nyaman untuk menukar BTC dengan uang tunai, tetapi memiliki beberapa risiko.
  4. Bank dan pemroses tersentral kini makin mendukung akun kripto, memfasilitasi penyimpanan kripto, dan pertukaran kripto-fiat di rekening bank yang sama.

Memahami Transaksi Kripto

Pertama, mari kita bahas transaksi kripto dan bagaimana prosesnya. Transaksi terdesentralisasi menggunakan koin atau token virtual seperti Bitcoin dan Ethereum untuk mengirim dan menerima uang.

Ketika salah satu pihak memulai transaksi, dompet pengirim berkomunikasi dengan blockchain dan menggunakan smart contract untuk memeriksa apakah dompet memiliki dana yang cukup dan memenuhi standar transaksi yang ditentukan oleh blockchain.

Smart contract kemudian mengenkripsi dana yang ditransfer menggunakan kunci pribadi, untuk menyembunyikan dan mengamankan transfer tersebut. Kemudian, transaksi dirangkai dan ditambahkan sebagai blok baru ke blockchain.

how crypto transactions happen

Akan tetapi, ketika membeli barang dan jasa di situs web atau platform online, situasinya sedikit berbeda. Di halaman checkout, pengguna memilih mata uang kripto yang disediakan dan menghubungkan dompet mereka untuk memulai transaksi. 

Gateway pembayaran di situs web kemudian berkomunikasi dengan dompet pengirim dan blockchain, yang memicu smart contract dan memulai proses seperti di atas.

Setelah transaksi terdaftar di blockchain, dompet penerima mendekripsi pesan menggunakan kunci publik kriptografi dan melepaskan dana ke dompet.

Transaksi kripto terjadi secara instan dan memberikan sistem keamanan yang lebih baik untuk mentransfer dana ke seluruh dunia tanpa mengkhawatirkan nilai tukar dan biaya bank.

Peran Dompet Kripto dalam Transaksi Blockchain

Salah satu komponen utama dari setiap transaksi blockchain adalah dompet kripto, yang merupakan perangkat online tempat Anda dapat menyimpan aset digital seperti koin kripto, token, dan NFT.

Dompet kripto yang andal diamankan dengan seed phrase, yaitu 12-24 kata yang dihasilkan secara acak, yang disimpan dan digunakan setiap kali pengguna ingin menghubungkan dompet dengan platform baru.

Setiap dompet digital dilengkapi dengan alamat dompet yang panjangnya mencapai 60 karakter sehingga akan sulit dihafal dan ditebak sebagai perlindungan keamanan.

Saat mentransfer kripto ke rekening bank, Anda dapat menggunakan dompet kripto tersentral, yang memungkinkan Anda menjual kripto untuk mendapatkan uang fiat dan menariknya ke rekening bank Anda.

Alamat dompet kripto yang panjang sangat sulit diretas menggunakan probabilitas. Untuk satu alamat dompet, probabilitas yang tepat adalah 1 dari 2¹⁶⁰ atau 1, 461, 501, 637, 330, 902, 918, 203, 684, 832, 716, 283, 019, 655, 932, 542, 976 kemungkinan.

Fakta Singkat

Cara Mengirim Bitcoin dari Dompet Kripto

Untuk mengirim BTC atau kripto lainnya, Anda harus memiliki akun di dompet kripto yang andal. Kemudian, Anda memerlukan alamat dompet penerima, yang biasanya sepanjang 40 karakter.

Temukan opsi kirim di dompet Anda, masukkan alamat dompet penerima, pilih jaringan yang tepat, dan tentukan jumlah dan mata uang yang ingin Anda kirim. Setelah itu, Anda harus memverifikasi transaksi dan biaya gas dari aplikasi dompet Anda untuk melanjutkan pembayaran.

Opsi lain yang lebih cepat adalah memindai kode QR dompet penerima untuk memasukkan jumlah mata uang kripto dan mengirimnya.

Cara Mengirim Bitcoin dengan Transfer P2P

Pertama-tama, apa yang dimaksud pembayaran P2P? Pembayaran P2P atau peer-to-peer adalah jaringan yang memfasilitasi transfer kripto langsung antara dua pihak tanpa menggunakan perantara. Konsep ini mewakili gagasan utama blockchain dan desentralisasi yang mendorong transaksi langsung dan instan.

Transaksi blockchain bersifat peer-to-peer, yang berarti transaksi tersebut tidak diproses oleh otoritas pusat seperti bank dan penyedia pembayaran.

Oleh karena itu, pembayaran P2P lebih cepat dan nyaman karena tidak memerlukan dokumentasi dan implikasi pajak lainnya.

Peer-to-peer payments in the UK 2023

Cara Mentransfer Bitcoin ke Rekening Bank

Ketika mata uang kripto pertama kali diperkenalkan, bank sentral dan lembaga keuangan menolak mengadopsinya di tengah ketakutan dan ketidakpastian mengenai potensi dan risiko keamanannya. Namun, seiring dengan perkembangan Web 3.0 dan teknologi blockchain, kripto menjadi sangat populer di berbagai situs web dan platform.

Saat ini, beberapa fasilitator dan penyedia pembayaran tersentral telah mulai mengadopsi teknologi DeFi dan menerima transfer Bitcoin dengan satu atau lain cara. Selain itu, permintaan akan penggunaan kripto pun meningkat karena dinilai cepat dan aman.

Menukar kripto dari dompet digital ke rekening bank dan sebaliknya kini menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan dengan beberapa cara.

Transfer SWIFT vs. SEPA

Salah satu cara paling umum untuk menukar kripto dan uang fiat adalah melalui SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications) dan SEPA (Single Euro Payments Area), dua protokol paling terkenal untuk komunikasi informasi dan penyatuan pembayaran di berbagai wilayah di dunia.

Bursa kripto mengadopsi kedua protokol ini untuk memungkinkan pembelian dan penjualan koin dan token kripto di platform mereka dengan uang fiat, seperti USD atau EUR. 

Dengan cara ini, Anda dapat menggunakan USD untuk membeli Bitcoin, misalnya. Selain itu, Anda juga dapat menjual aset kripto ke bursa dan menarik Bitcoin ke rekening bank. Sarana ini disebut on-ramp dan off-ramp kripto, yang berarti pertukaran bilateral kripto dan uang fiat.

Perhatikan bahwa beberapa dompet kripto hanya menukarkan kripto dengan koin dan token kripto lainnya. Oleh karena itu, padai jenis dompet ini Anda tidak dapat menggunakan uang fiat untuk menjual atau membeli mata uang virtual.

Transfer P2P

Transfer P2P juga dapat digunakan untuk menukarkan Bitcoin ke rekening bank. Transfer langsung ini tidak memerlukan layanan perantara seperti bank sentral atau platform sehingga lebih cepat.

Transfer P2P juga lebih mudah ditangani karena tidak memerlukan penyerahan dokumen atau prosedur yang panjang. Anda hanya perlu menemukan entitas yang berminat dan ingin membeli aset digital Anda.

Platform terdesentralisasi menawarkan pertukaran kripto peer-to-peer bagi individu yang ingin membeli dan menjual mata uang kripto menggunakan uang fiat. Di pasar P2P, Anda dapat menemukan beberapa peserta yang sudah menentukan mata uang apa saja yang mereka terima dan harganya.

Setelah menemukan pembeli yang berminat, tawarkan Bitcoin yang Anda miliki dengan harga tertentu. Setelah Anda setuju, Anda dapat mengirim mata uang virtual tersebut dan menerima uang fiat sebagai gantinya.

Pembelian kripto lebih mudah dilakukan dengan P2P. Namun, ada risiko Anda menjadi korban skema penipuan jika pihak lain tidak mengirim uang yang dijanjikan atau Anda mengalami keterlambatan penerimaan dana.

risks of peer to peer payments

Bank Kripto

Bank sentral dan investasi mulai mengadopsi mata uang kripto dan sarana Web 3.0 di tengah kemajuan teknologi di bidang ini dan meningkatnya permintaan untuk mentransfer uang menggunakan BTC, ETH, dan koin virtual lainnya.

Bank investasi terkenal seperti Morgan Stanley dan pemroses pembayaran tersentral seperti PayPal mulai menerima kripto sebagai metode pembayaran dan instrumen trading. Adopsi ini akhirnya terjadi setelah sekitar satu dekade opsi pembayaran kripto diabaikan dan diragukan potensi serta kasus penggunaannya.

Morgan Stanley mendirikan dealing desk kripto bagi pengguna untuk membeli dan menjual berbagai mata uang digital dan menyimpannya sehingga klien mereka dapat mengelola kepemilikan fiat dan kripto dalam satu akun, dan ini makin meningkatkan penggunaan uang digital.

PayPal juga telah menambahkan beberapa mata uang kripto utama pada metode pembayarannya sehingga pengguna di beberapa pasar dapat mengirim dan menerima BTC, ETH, LTE, BCH, dan token asli PayPal sendiri,PYUSD.

Selain itu, bank khusus digital, seperti Revolut, didirikan untuk fokus pada pembayaran online dan uang virtual, yang memungkinkan pengguna melakukan transfer silang mata uang kripto dan uang konvensional.

Bank Teratas yang Ramah Kripto

Perkembangan pesat kripto dan meningkatnya permintaan akan pembayaran dan perdagangan dengan Bitcoin mendorong bank tradisional untuk beradaptasi dengan perubahan terkini, dan mereka yang mengadopsi kripto dikenal sebagai bank ramah kripto.

  • FV Bank: FV Bank menawarkan rekening bank kripto untuk individu dan perusahaan, menggabungkan pembayaran BTC tanpa hambatan dengan kartu debit kripto.
  • JPMorgan Chase: pada tahun 2019, JPMorgan Chase mengadopsi layanan kripto, yang memungkinkan pemegang rekening untuk menukar kripto dan uang fiat selain memperdagangkan berbagai aset digital.
  • BankProv: Provident Bank adalah lembaga keuangan yang berfokus pada layanan kripto, seperti aset digital dan pengelolaan dana, serta pertukaran cepat off-ramp/on-ramp antara uang virtual dan uang fiat untuk bisnis dan individu.

Langkah untuk Menarik Bitcoin ke Rekening Bank

Ada berbagai cara untuk mentransfer kripto ke rekening bank Anda, tetapi cara yang paling umum dan mudah untuk menjual aset kripto adalah melalui bursa. Anda hanya memerlukan dompet kripto dan dana digital, lalu ikuti langkah-langkah berikut.

How to withdraw Bitcoin to bank account

1. Cari Bursa Kripto Tepercaya

Langkah pertama adalah meneliti pasar untuk memilih platform kripto yang paling sesuai dan mendukung mata uang kripto yang Anda miliki di dompet dan mata uang fiat yang ingin Anda terima sebagai gantinya. 

Lihat ulasan beberapa bursa untuk mengetahui apakah bursa tersebut adalah situs web yang sah dan dana Anda akan aman. Jadi, periksa langkah-langkah keamanan platformnya, pastikan tidak ada biaya tersembunyi, dan cari tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer kripto.

Daftarkan akun Anda di bursa yang dipilih, ikuti langkah-langkah yang disarankan, seperti prosedur KYC dan APU, dan kirimkan dokumen tambahan untuk memverifikasi akun Anda.

2. Kirim BTC ke Bursa

Tujuannya di sini adalah untuk mentransfer kripto dari dompet Anda ke bursa dan menjualnya dengan imbalan uang fiat yang dapat Anda tarik ke rekening bank tradisional.

Setelah proses verifikasi selesai dan akun siap, cari opsi untuk deposit atau transfer, yang memungkinkan Anda mengirim koin virtual dari dompet ke akun Anda di bursa. Temukan alamat dompet bursa untuk akun Anda dan kirim Bitcoin ke akun baru tersebut.

Atau, jika tidak memiliki dana kripto di dompet, Anda dapat membelinya langsung dari platform bursa. Cari opsi untuk menambah atau membeli Bitcoin, dan periksa metode pembayaran yang ditawarkan, seperti kartu kredit/debit. Pilih jumlah Bitcoin yang ingin Anda transfer/beli, dan jumlah tersebut akan muncul di akun Anda yang baru dibuat.

top crypto exchange platforms

3. Jual Dana Kripto Anda

Setelah Anda memiliki uang kripto di akun, jual ke pasar dengan imbalan berupa USD, EUR, atau mata uang lain yang Anda inginkan.

Cari opsi untuk menjual BTC yang Anda miliki. Pastikan bursa mendukung pasangan trading yang Anda cari, seperti BTC/USD atau BTC/EUR, dan periksa nilai tukar yang ditawarkan.

Eksekusi order jual, dan tidak lama kemudian, Anda akan menerima uang di akun.

4. Tarik Dana ke Rekening Bank

Langkah terakhir adalah menarik uang dari akun di bursa ke rekening/kartu bank. Langkah ini mengharuskan Anda menambahkan detail perbankan seperti nomor IBAN atau kode SWIFT/BIC, tergantung pada apakah Anda menggunakan transfer SEPA atau SWIFT. 

Jika Anda memiliki lebih dari satu rekening bank, periksa rekening mana yang mendukung waktu penarikan lebih cepat dan biaya penarikan lebih rendah.

Cari opsi untuk menarik uang fiat dari platform bursa dan pilih detail bank yang baru ditambahkan, dan uang akan ditransfer ke rekening bank Anda. Waktu pemrosesan dan biaya penukaran bervariasi tergantung platform dan opsi pembayaran yang dipilih.

Praktik Keamanan Terbaik di Bursa Kripto

Mengirim mata uang kripto ke rekening bank adalah proses transfer yang sederhana. Namun, ada beberapa risiko yang berkaitan dengan eksekusi online, terutama mengingat berbagai ancaman dunia maya dan peretasan kripto setiap tahunnya, yang menguras miliaran dolar dari dompet pengguna.

Crypto hacks stolen money

Inilah beberapa praktik keamanan terbaik yang harus Anda ikuti untuk memastikan keamanan aset kripto.

  • Pilih dompet yang aman: Dompet kripto adalah salah satu target utama peretas yang melacak transaksi dan mencoba menerobos kriptografi kunci pribadi untuk mengubah rute transaksi ke dompet tersebut. Pastikan penyedia dompet menggunakan protokol yang paling aman, seperti pemrosesan batch dan zero-knowledge proof.
  • Lindungi kunci pribadi Anda: kunci pribadi memberikan akses ke dompet dan transaksi Anda. Jika Anda menggunakan dompet perangkat keras atau dompet kertas, pastikan tidak ada orang yang dapat mengaksesnya dan simpan di tempat yang sangat aman. Jika Anda menggunakan dompet online, pastikan seed phrase Anda tidak disusupi dan terapkan tindakan keamanan tambahan seperti autentikasi 2 faktor dan sidik jari.
  • Jangan meremehkan kata sandi yang kuat: Peretas menggunakan algoritma canggih dan probabilitas untuk menebak kata sandi. Jadi, pastikan Anda menggunakan kata sandi kuat yang tidak menyertakan informasi pribadi dan selalu ubah setiap beberapa waktu.

Kesimpulan

Menukar Bitcoin menjadi uang fiat kini sangatlah mudah. Dengan makin banyaknya platform dan situs web yang mengadopsi mata uang kripto dan token virtual, prosesnya menjadi lebih lancar.

Tidak seperti dahulu, ketika transaksi dan platform web DeFi masih terbatas, kini pemula yang bahkan tidak tahu cara mentransfer Bitcoin ke rekening bank dapat melakukannya dengan proses yang disederhanakan dan sarana yang mudah digunakan.

Pemegang kripto dapat menggunakan platform bursa untuk mentransfer dan menarik BTC ke rekening bank menggunakan transaksi SEPA dan SWIFT, atau menggunakan jaringan P2P dan mencari pihak yang berminat untuk menukar kripto dengan fiat secara langsung.

Akan tetapi, transfer harus dilakukan dengan hati-hati karena meningkatnya risiko keamanan siber dalam desentralisasi. Oleh karena itu, gunakan dompet kripto yang paling sesuai dan aman, lindungi dana Anda menggunakan sandi yang kuat, dan jauhkan kunci pribadi dan data Anda dari jangkauan orang lain.

FAQ

Bisakah saya mentransfer uang dari Bitcoin ke rekening bank?

Ya, Anda harus menemukan platform bursa yang mendukung mata uang fiat, seperti USD, EUR, atau mata uang lainnya. Beli BTC dari bursa atau transfer BTC yang Anda miliki di dompet kripto, lalu jual BTC tersebut dengan imbalan fiat, dan tarik dananya ke rekening bank Anda.

Bagaimana cara menjual Bitcoin dan menerima uang tunai sebagai gantinya?

Cari bursa kripto yang mendukung transfer uang fiat. Transfer BTC Anda dari dompet kripto ke bursa, lalu perdagangkan BTC/EUR atau BTC/USD. Anda juga dapat menggunakan ATM Bitcoin untuk menguangkannya dengan pemindai dompet kripto.

Apa cara terbaik untuk mentransfer Bitcoin?

Jaringan P2P adalah cara umum dan cepat untuk mentransfer BTC, yang mendukung transaksi langsung antara dua pihak berdasarkan kesepakatan. Namun, opsi ini memiliki risiko keamanan. Oleh karena itu, pastikan pihak lain dapat dipercaya.

Berapa lama saya dapat mencairkan dana setelah menjual Bitcoin?

Waktu pemrosesannya tergantung pada metode yang digunakan. Transfer P2P terjadi secara instan, dan Anda dapat menerima uang tunai segera setelah Bitcoin ditransfer. Jika Anda menggunakan transfer bank SEPA/SWIFT, prosesnya bisa memakan waktu mulai dari dua hari kerja.

Artikel terbaru

Polygon vs Avalanche - Why You Need These Scaling Solutions?
Polygon vs Avalanche: Mana yang Paling Bagus di Transaksi Kripto?
Edukasi 21.02.2024
Bitcoin vs Credit Cards: How Much Fees Do You Actually Pay?
Transaksi Bitcoin vs Kartu Kredit: Seberapa Besar Anda Bisa Hemat dengan Kripto?
Edukasi 20.02.2024
Symmetric vs Asymmetric Encryption in Cryptography
Perbedaan Enkripsi Simetris dan Asimetris di Kriptografi – Review Singkat
Edukasi 19.02.2024
Ways To Buy A Car With Crypto
Mau Beli Mobil Pakai Kripto? Brand yang Menerima BTC untuk Pembayaran
Edukasi 16.02.2024